Tangerang Selatan — Pemuda Katolik Komda Banten melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Kampus 3 BSD Cisauk Tangerang, dalam upaya memperkuat sinergi di bidang pendidikan, kepemudaan, dan pengembangan sumber daya manusia, pada Jumat, 08 Mei 2026.
Pertemuan hangat ini menjadi tonggak penting penyatuan visi antara organisasi kepemudaan dan institusi pendidikan tinggi, untuk bergerak bersama di bidang pendidikan, pembentukan karakter, hingga pengabdian masyarakat.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K). Dalam pertemuan itu, pihak kampus menyambut baik kehadiran jajaran Pemuda Katolik Komda Banten sekaligus menyatakan dukungan terhadap program-program organisasi kepemudaan yang berdampak bagi masyarakat.

“Atma Jaya ini milik kita bersama. Kampus harus menjadi rumah kolaborasi, tempat lahirnya generasi muda yang kritis, peduli, dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Prof. Yuda Turana.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kampus siap membuka ruang kolaborasi bersama organisasi kepemudaan dalam bidang pendidikan, pengembangan karakter, pengabdian masyarakat, hingga kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi generasi muda.
Ketua Pemuda Katolik Komda Banten periode 2025–2028, Ignatius Arie Titahelu mengatakan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi strategis antara organisasi kepemudaan dan institusi pendidikan tinggi.
Menurutnya, generasi muda saat ini membutuhkan ruang kolaborasi yang mampu mendorong lahirnya gagasan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial yang nyata di tengah masyarakat.

“Kami ingin membangun hubungan yang tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga kerja sama konkret dalam bidang pendidikan, pengembangan karakter, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Ignatius.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh harapan. Kedua belah pihak sepakat, gabungan kekuatan dunia akademik dan semangat organisasi kepemudaan adalah kunci lahirnya program-program hebat. Kolaborasi ini diharapkan bisa memberi dampak luas, tidak hanya bagi kalangan muda, tapi juga bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Banten dan sekitarnya.
Red
